MAHATMA GANDHI (Komentar mengenai
karakter Muhammad di YOUNG INDIA) “Pernah saya bertanya-tanya siapakah tokoh
yang paling mempengaruhi manusia… Saya lebih dari yakin bahwa bukan pedanglah
yang memberikan kebesaran pada Islam pada masanya. Tapi ia datang dari
kesederhanaan, kebersahajaan, kehati-hatian Muhammad; serta pengabdian luar
biasa kepada teman dan pengikutnya, tekadnya, keberaniannya, serta keyakinannya
pada Tuhan dan tugasnya. Semua ini (dan bukan pedang ) menyingkirkan segala
halangan. Ketika saya menutup halaman terakhir volume 2 (biografi Muhammad),
saya sedih karena tiada lagi cerita yang tersisa dari hidupnya yang agung. SIR
GEORGE BERNARD SHAW (The Genuine Islam,’ Vol. 1, No. 8, 1936.) “Jika ada agama
yang berpeluang menguasai Inggris bahkan Eropa - beberapa ratus tahun dari
sekarang, Islam-lah agama tersebut.” Saya senantiasa menghormati agama Muhammad
karena potensi yang dimilikinya. Ini adalah satu-satunya agama yang bagi saya
memiliki kemampuan menyatukan dan merubah peradaban. Saya sudah mempelajari
Muhammad sesosok pribadi agung yang jauh dari kesan seorang anti-kristus, dia
harus dipanggil ’sang penyelamat kemanusiaan” “Saya yakin, apabila orang
semacam Muhammad memegang kekuasaan tunggal di dunia modern ini, dia akan
berhasil mengatasi segala permasalahan sedemikian hingga membawa kedamaian dan
kebahagiaan yang dibutuhkan dunia: Ramalanku, keyakinan yang dibawanya akan
diterima Eropa di masa datang dan memang ia telah mulai diterima Eropa saat
ini. “Dia adalah manusia teragung yang pernah menginjakkan kakinya di bumi ini.
Dia membawa sebuah agama, mendirikan sebuah bangsa, meletakkan dasar-dasar
moral, memulai sekian banyak gerakan pembaruan sosial dan politik, mendirikan
sebuah masyarakat yang kuat dan dinamis untuk melaksanakan dan mewakili seluruh
ajarannya, dan ia juga telah merevolusi pikiran serta perilaku manusia untuk
seluruh masa yang akan datang. Dia adalah Muhammad (SAW). Dia lahir di Arab
tahun 570 masehi, memulai misi mengajarkan agama kebenaran, Islam (penyerahan
diri pada Tuhan) pada usia 40 dan meninggalkan dunia ini pada usia 63.
Sepanjang masa kenabiannya yang pendek (23 tahun) dia telah merubah Jazirah
Arab dari paganisme dan pemuja makhluk menjadi para pemuja Tuhan yang Esa, dari
peperangan dan perpecahan antar suku menjadi bangsa yang bersatu, dari kaum
pemabuk dan pengacau menjadi kaum pemikir dan penyabar, dari kaum tak berhukum
dan anarkis menjadi kaum yang teratur, dari kebobrokan ke keagungan moral.
Sejarah manusia tidak pernah mengenal tranformasi sebuah masyarakat atau tempat
sedahsyat ini bayangkan ini terjadi dalam kurun waktu hanya sedikit di atas DUA
DEKADE.” MICHAEL H. HART (THE 100: A RANKIN G OF THE MOST INFLUENTIAL PERSONS
IN HISTORY, New York, 1978) Pilihan saya untuk menempatkan Muhammad pada urutan
teratas mungkin mengejutkan semua pihak, tapi dialah satu-satunya orang yang
sukses baik dalam tataran sekular maupun agama.(hal. 33). Lamar tine, seorang
sejarawan terkemuka menyatakan bahwa:“Jika keagungan sebuah tujuan, kecilnya
fasilitas yang diberikan untuk mencapai tujuan tersebut, serta menakjubkannya
hasil yang dicapai menjadi tolok ukur kejeniusan seorang manusia; siapakah yang
berani membandingkan tokoh hebat manapun dalam sejarah modern dengan Muhammad?
Tokoh-tokoh itu membangun pasukan, hukum dan kerajaan saja. Mereka hanyalah
menciptakan kekuatan-kekuatan material yang hancur bahkan di depan mata mereka
sendiri. Muhammad bergerak tidak hanya dengan tentara, hukum, kerajaan, rakyat
dan dinasti, tapi jutaan manusia di dua per tiga wilayah dunia saat itu; lebih
dari itu, ia telah m erubah altar-altar pemujaan, sesembahan, agama, pikiran,
kepercayaan serta jiwa… Kesabarannya dalam kemenangan dan ambisinya yang
dipersembahkan untuk satu tujuan tanpa sama sekali berhasrat membangun
kekuasaan, sembahyang-sembahyangnya, dialognya dengan Tuhan, kematiannnya dan
kemenangan-kemenangan (umatnya) setelah kematiannya; semuanya membawa keyakinan
umatnya hingga ia memiliki kekuatan untuk mengembalikan sebuah dogma. Dogma
yang mengajarkan ketunggalan dan kegaiban (immateriality) Tuhan yang
mengajarkan siapa sesungguhnya Tuhan. Dia singkirkan tuhan palsu dengan
kekuatan dan mengenalkan tuhan yang sesungguhnya dengan kebijakan. Seorang
filsuf yang juga seorang orator, apostle (hawariyyun, 12 orang pengikut
Yesus-pen.), prajurit, ahli hukum, penakluk ide, pengembali dogma-dogma
rasional dari sebuah ajaran tanpa pengidolaan, pendiri 20 kerajaan di bumi dan
satu kerajaan spiritual, ialah Muhammad. Dari semua standar bagaimana kehebatan
seorang manusia diukur, mungkin kita patut bertanya: adakah orang yang lebih
agung dari dia?” LAMAR TINE, HISTOIRE DE LA TURQUIE, Paris, 1854, Vol. II, pp
276-277 “Dunia telah menyaksikan banyak pribadi-pribadi agung. Namun, dari
orang orang tersebut adalah orang yang sukses pada satu atau dua bidang saja
misalnya agama atau militer. Hidup dan ajaran orang-orang ini seringkali
terselimuti kabut waktu dan zaman. Begitu banyak spekulasi tentang waktu dan
tempat lahir mereka, cara dan gaya hidup mereka, sifat dan detail ajaran
mereka, serta tingkat dan ukuran kesuksesan mereka sehingga sulit bagi manusia
untuk merekonstruksi ajaran dan hidup tokoh-tokoh ini. Tidak demikian dengan
orang ini. Muhammad (SAW) telah begitu tinggi menggapai dalam berbagai bidang
pikir dan perilaku manusia dalam sebuah episode cemerlang sejarah manusia.
Setiap detil dari kehidupan pribadi dan ucapan-ucapannya telah secara akurat
didokumentasikan dan dijaga dengan teliti sampai saat ini. Keaslian ajarannya
begitu terjaga, tidak saja oleh karena penelusuran yang dilakukan para pengikut
setianya tapi juga oleh para penentangnya. Muhammad adalah seorang agamawan,
reformis sosial, teladan moral, administrator massa, sahabat setia, teman yang
menyenangkan, suami yang penuh kasih dan seorang ayah yang penyayang - semua
menjadi satu. Tiada lagi manusia dalam sejarah melebihi atau bahkan menyamainya
dalam setiap aspek kehidupan tersebut -hanya dengan kepribadian seperti dia-lah
keagungan seperti ini dapat diraih.” K. S. RAMAKRISHNA RAO, Professor
Philosophy dalam bookletnya,“Muhammad, The Prophet of Islam” Kepribadian
Muhammad, hhmm sangat sulit untuk menggambarkannya dengan tepat. Saya pun hanya
bisa menangkap sekilas saja: betapa ia adalah lukisan yang indah. Anda bisa
lihat Muhammad s ang Nabi, Muhammad sang pejuang, Muhammad sang pengusaha,
Muhammad sang negarawan, Muhammad sang orator ulung, Muhammad sang pembaharu,
Muhammad sang pelindung anak yatim-piatu, Muhammad sang pelindung hamba sahaya,
Muhammad sang pembela hak wanita, Muhammad sang hakim, Muhamad sang pemuka
agama. Dalam setiap perannya tadi, ia adalah seorang pahlawan. Saat ini, 14
abad kemudian, kehidupan dan ajaran Muhammad tetap selamat, tiada yang hilang
atau berubah sedikit pun. Ajaran yang menawarkan secercah harapan abadi tentang
obat atas segala penyakit kemanusiaan yang ada dan telah ada sejak masa
hidupnya. Ini bukanlah klaim seorangpengikutnya tapi juga sebuah simpulan tak
terelakkan dari sebuah analisis sejarah yang kritis dan tidak bias.
PROF.(SNOUCK) HURGRONJE Liga bangsa-bangsa yang didirikan Nabi umat Islam telah
meletakkan dasar-dasar persatuan internasional dan persaudaraan manusia di atas
pondasi yang universal yang menerangi bagi bangsa lain. Buktinya, sampai saat
ini tiada satu bangsa pun di dunia yang mampu menyamai Islam dalam capaiannya
mewujudkan ide persatuan bangsa-bangsa. Dunia telah banyak mengenal konsep
ketuhanan, telah banyak individu yang hidup dan misinya lenyap menjadi legenda.
Sejarah menunjukkan tiada satu pun legenda ini yang menyamai bahkan sebagian
dari apa yang Muhammad capai. Seluruh jiwa raganya ia curahkan untuk satu
tujuan: menyatukan manusia dalam pengabdian kapada Tuhan dalam aturan-aturan
ketinggian moral. Muhammad atau pengikutnya tidak pernah dalam sejarah
menyatakan bahwa ia adalah putra Tuhan atau reinkarnasi Tuhan atau seorang
jelmaan Tuhan dia selalu sejak dahulu sampai saat ini menganggap dirinya dan
dianggap oleh pengikutnya hanyalah sebagai seorang pesuruh yang dipilih Tuhan.
THOMAS CARLYLE in his HEROES AND HEROWORSHIP Betapa menakjubkan seorang manusia
sendirian dapat mengubah suku-suku yang saling berperang dan kaum nomaden
(Baduy) menjadi sebuah bangsa yang paling maju dan paling berperadaban hanya
dalam waktu kurang dari dua dekade. “Kebohongan yang dipropagandakan kaum Barat
yang diselimutkan kepada orang ini (Muhammad) hanyalah mempermalukan diri kita
sendiri.“Sesosok jiwa besar yang tenang, seorang yang mau tidak mau harus
dijunjung tinggi. Dia diciptakan untuk menerangi dunia, begitulah perintah Sang
Pencipta Dunia. Thomas Carlyle, cendekiawan Inggris itu, berkata,“Diantara aib
terbesar yang ada hari ini ialah bahwa seorang cendekiawan menerima begitu saja
ucapan seseorang yang mengatakan bahwa Islam adalah bohong dan Muhammad adalah
penipu. Saudaraku, apakah kalian pernah menyaksikan, dalam sejarah, seorang
pendusta yang mampu menyampaikan sebuah agama yang sedemikian kokoh dan
menyebarkannya ke seluruh dunia? Saya yakin bahwa manusia harus bergerak sesuai
dengan UU dan logika. Jika tidak maka ia tidak akan mungkin mencapai tujuannya.
Mustahil bahwa manusia besar ini adalah seorang pembohong. Karena pada
kenyataannya, kebenaran dan kejujuran adalah dasar semua kerjanya dan pondasi
semua sifat utamanya.” Kemudian Carlyle melanjutkan,“Pandangan yang kokoh,
pemikiran-pemikiran yang lurus, kecerdasan, kecermatan, dan pengetahuannya akan
kemaslahatan umum, merupakan bukti-bukti nyata kepandaiannya. Kebutahurufannya
justru memberikan nilai positif yang sangat mengagumkan. Ia tidak pernah
menukil pandangan orang lain, dan ia tak pernah memperoleh setetes pun
informasi dari selainnya. Allah-lah yang telah mencurahkan pengetahuan dan
hikmah kepada manusia agung ini. Sejak-sejak hari-hari pertamanya, ia sudah
dikenal sebagai seorang pemuda yang cerdas, terpercaya dan jujur. Tak akan
keluar dari mulutnya suatu ucapan kecuali memberikan manfaat dan hikmah yang
amat luas.” Setelah itu, dengan emosi yang muncul dari pengetahuannya yang
teliti tentang Rasul Allah saaw, Carlyle menambahkan,“Hati manusia mulia putra
padang pasir ini penuh dengan kebaikan dan kasih sayang. Ajaran-ajarannya
terjauh dari semangat egoisme, dan pandangan-pandangannya bersih dari ketamakan
kepada pangkat keduudkan duniawi. Saya mencintai Muhammad dengan segenap wujud,
karena seluruh wataknya sangat jauh dari tipu muslihat dan basa-basi.” GUSTAV
LEBON, cendekiawan Perancis, dalam bukunya “Peradaban Islam dan Arab” Seperti
yang ditulisnya,“Jika kita ingin kita ingin mengukur kehebatan tokoh-tokoh
besar dengan karya-karya dan hasil kerjanya, maka harus kita katakan bahwa
diantara seluruh tokoh sejarah, Nabi Islam adalah manusia yang sangat agung dan
ternama. Meskipun selama 20 tahun, penduduk Makkah memusuhi Nabi sedemikian
kerasnya, dan tak pernah berhenti mengganggu dan menyakiti beliau, namun pada
saat Fathu Makkah (penaklukan kota Makkah), beliau menunjukkan puncak nilai
kemanusiaan dan kepahlawanan dalam memperlakukan warga Makkah. Beliau hanya
memerintahkan agar patung-patung di sekitar dan di dalam Ka’bah dibersihkan.
Hal yang patut diperhatikan dalam kepribadian beliau ialah bahwa sebagaimana
tidak pernah takut menghadapi kegagalan, ketika memperoleh kemenangan pun
beliau tidak pernah menyombong dan tetap menunjukkan sikapnya yang lurus.” WILL
DURANT, sejawaran AS, dalam dua buku sejarahnya, juga memuji Muhammad Rasul
Allah saaw. Ia menulis,“Kita harus katakan bahwa Muhammad adalah tokoh sejarah
terbesar. Ketika memulai dakwahnya, negeri Arab adalah sebentang padang pasir
kering dan kosong, yang di beberapa kawasannya dihuni oleh sejumlah kaum Arab
penyembah berhala. Jumlah mereka kecil tapi perselisihan diantara mereka sangat
banyak. Akan tetapi ketika beliau wafat, penduduk Arab ini pula telah muncul
sebagai umat yang bersatu dan kompak. Beliau menghapus segala macam khurafat
dan fanatisme dan menyuguhkan sebuah agama dyang sederhana tapi kokoh dan
terang benderang yang dibangun di atas dasar keberanian dan kemuliaan. Kitab
beliau adalah Al-Quran dan tak ada kitab lain yang mampu menandinginya dari
segi kekuatan pengaruh dan daya tariknya.” An Apology for Mohammad and the
Koran JOHN DIVEN PORT, cendekiawan Inggris, Ia menyatakan penyesalannya
terhadap sikap tendensius terhadap Nabi Islam. Dalam bukunya yang ia tulis
berkenaan dengan Nabi Muhammad saaw, dengan segala kejujuran dan kecintaan yang
mendalam kepada Nabi, ia berusaha membersihkan segala macam kedustaan dan
tuduhan negatif dari kehidupan Nabi Muhammad, dan mengajak orang-orang sesat
ini untuk merenung dan berpikir dengan benar. Diven Port menulis,“Dari segi
keindahan dan kebaikan watak dan perilaku, Muhammad memiliki keistimewaan yang
sangat tinggi. Mereka yang tidak memiliki watak-watak seperti inilah yang
memandang beliau sebagai sesuatu yang tak bernilai. Sebelum memulai ucapannya,
beliau telah menarik para pendengar beliau, baik satu orang atau banyak, dengan
akhlak dan peringainya yang sangat mulia. Wajah beliau memancarkan kewibawaan
sekaligus daya tarik yang amat kuat. Senyumnya yang indah takpernah lepas dari
bibir beliau. Pada akhirnya, hal-hal lembut dan menarik selalu beliau masukkan
dalam tutur kata beliau, memaksa setiap orang memujinya. Oleh sebab itulah
beliau dikenal sebagai tokoh agama yang paling langka di dunia.” DOSUN, penulis
Perancis, dalam bukunya “Muhammad dan islam” menulis, ”Pada umumnya, warga
Perancis tidak menaruh minat kepada pembahasan masalah-masalah keagamaan. Akan
tetapi, mereka yang taat beragama dan pemikir Perancis, memiliki pandangan lain
kepada Islam. Hakekatnya ialah bahwa kemunculan Islam dan penyebarannya
termasuk diantara hasil karya besar dan amat penting sejarah manusia. Di akhir
abad ketujuh Islam mampu merambah ke Suriah, Iran, Mesir dan dunia Arab, dan
menyebar di seluruh Afrika Utara, serta menguasai seluruh pulau-pulau di laut
Mediterania, kemudian masuk pula ke India dan Cina. Saat ini Islam telah
memberikan pengarunya yang luas dalam peradaban dunia serta dalam poliitk
kontemporer. Keberhasilan perjuangan Muhammad saaw, dalam menggeser UU yang
berlaku di negara-negara Asia, padahal mereka termasuk diantara negara terkuno
di dunia, serta ketahanan UU islam ini selama berabad-abad, merupakan bukti
terbaik yang menunjukkan kebenaran tokoh ini dan keistimewaannya yang langka.”
EDWARD GIBBON and SIMON OCKLEY speaking on the profession of ISLAM Saya percaya
bahwa Tuhan adalah tunggal dan Muhammad adalah pesuruh-Nya adalah pengakuan
kebenaran Islam yang simpel dan seragam. Tuhan tidak pernah dihinakan dengan
pujaan-pujaan kemakhlukan; penghormatan terhadap Sang Nabi tidak pernah berubah
menjadi pengkultusan berlebihan; dan prinsip-prinsip hidupnya telah memberinya
penghormatan dari pengikutnya dalam batas-batas akal dan agama (HISTORY OF THE
SARACEN EMPIRES, London, 1870, p. 54).Muhammad tidak lebih dari seorang manusia
biasa. Tapi ia adalah manusia dengan tugas mulia untuk menyatukan manusia dalam
pengabdian terhadap satu dan hanya satu Tuhan serta untuk mengajarkan hidup
yang jujur dan lurus sesuai perintah Tuhan. Dia selalu menggambarkan dirinya
sebagai ‘hamba dan pesuruh Tuhan dan demikianlah juga setiap tindakannya.
SAROJINI NAIDU, penyair terkenal India (S. Naidu, IDEALS OF ISLAM, vide
Speeches & Writings, Madras, 1918, p. 169): Inilah agama pertama yang
mengajarkan dan mempraktekkan demokrasi; di setiap masjid, ketika adzan
dikumandangkan dan jemaah telah berkumpul, demokrasi dalam Islam terwujud lima
kali sehari ketika seorang hamba dan seorang raja berlutut berdampingan dan
mengakui:‘Allah Maha Besar E.. Saya terpukau lagi dan lagi oleh kebersamaan
Islam yang secara naluriah membuat manusia menjadi bersaudara. DIWAN CHAND
SHARMA “Muhammad adalah sosok penuh kebaikan, pengaruhnya dirasakkan dan tak
pernah dilupakan orang-orang terdekatnya. (D.C. Sharma, THE PROPHETS OF THE
EAST, Calcutta, 1935, pp. 12)James A. Michener,“Islam: The Misunderstood
Religion,” in READER’S DIGEST (American edition), May 1955, pp. 68-70.
Muhammad, seorang inspirator yang mendirikan Islam, dilahirkan pada tahun 570
masehi dalam masyarakat Arab penyembah berhala. Yatim semenjak kecil dia secara
khusus memberikan perhatian kepada fakir miskin, yatim piatu dan janda, serta
hamba sahaya dan kaum lemah. Di usia 20 tahun, dia sudah menjadi seorang
pengusaha yang sukses, dan menjadi pengelola bisnis seorang janda kaya. Ketika
mencapai usia 25, sang majikan melamarnya. Meski usia perempuan tersebut 15
tahun lebih tua Muhammad menikahinya dan tetap setia kepadanya sepanjang hayat
sang istri. “Seperti halnya para nabi lain, Muhammad memulai tugas kenabiannya
dengan sembunyi2 dan ragu2 karena menyadari kelemahannya. Tapi “Baca adalah
perintah yang diperolehnya,-dan meskipun sampai saat ini diyakini bahwa
Muhammad tidak bisa membaca dan menulis dan keluarlah dari mulutnya satu
kalimat yang akan segera mengubah dunia:“Tiada tuhan selain Tuhan. “Dalam
setiap hal, Muhammad adalah seorang yang mengedepankan akal. Ketika putranya,
Ibrahim, meninggal disertai gerhana dan menimbulkan anggapan ummatnya bahwa hal
tersebut adalah wujud rasa belasungkawa Tuhan kepadanya, Muhammad
berkata:“Gerhana adalah sebuah kejadian alam biasa, adalah suatu kebodohan
mengkaitkannya dengan kematian atau kelahiran seorang manusia. “Sesaat setelah
ia meninggal, sebagian pengikutnya hendak memujanya sebagaimana Tuhan dipuja,
akan tetapi penerus kepemimpinannya (Abu Bakar-pen.) menepis keingingan
ummatnya itu dengan salah satu pidato relijius terindah sepanjang masa:‘Jika
ada diatara kalian yang menyembah Muhammad, maka ketahuilah bahwa ia telah
meninggal. Tapi jika Tuhan-lah yang hendak kalian sembah, ketahuilah bahwa Ia
hidup selamanya (Ayat terkait: Q.S. Al Imran, 144 - pen. W. MONTGOMERY WATT,
MOHAMMAD AT MECCA, Oxford, 1953, p. 52. “Kesiapannya menempuh tantangan atas
keyakinannya, ketinggian moral para pengikutnya, serta pencapaiannya yang luar
biasa semuanya menunjukkan integritasnya. Mengira Muhammad sebagai seorang
penipu hanyalah memberikan masalah dan bukan jawaban. Lebih dari itu, tiada
figur hebat yang digambarkan begitu buruk di Barat selain Muhammad. ANNIE
BESANT, THE LIFE AND TEACHINGS OF MUHAMMAD, Madras, 1932, p. “Sangat mustahil
bagi seseorang yang memperlajari karakter Nabi Bangsa Arab, yang mengetahui
bagaimana ajarannya dan bagaimana hidupnya untuk merasa kan selain hormat
terhadap beliau, salah satu utusan-Nya. Dan meskipun dalam semua yang saya
gambarkan banyak hal-hal yang terasa biasa, namun setiap kali saya membaca
ulang kisah-kisahnya, setiap kali pula saya mersakan kekaguman dan penghormatan
kepada sang Guru Bangsa Arab tersebut.” BOSWORTH SMITH, MOHAMMAD AND
MOHAMMADANISM, London, 1874, p. 92. “Dia adalah perpaduan Caesar dan Paus; tapi
dia adalah sang Paus tanpa pretensinya dan seorang caesar tanpa
Legionnaire-nya: tanpa tentara, tanpa pengawal, tanpa istana, tanpa
pengahasilan tetap; jika ada seorang manusia yang pantas untuk berkata bahwa
dia-lah wakil Tuhan penguasa dunia, Muhammad lah orang itu, karena dia memiliki
kekuatan meski ia tak memiliki segala instrument atau penyokongnya. JOHN
WILLIAM DRAPER, M.D., L.L.D., A History of the Intellectual Development of
Europe, London 1875, Vol.1, pp.329-330 “Empat tahun setelah kematian Justinianus,
pada 569 AD, telah lahir di Mekkah Arabia seorang manusia yang sangat besar
pengaruhnya terhadap ummat manusia Muhammad. John Austin,“Muhammad the Prophet
of Allah,” in T.P.’s and Cassel’s Weekly for 24th September 1927. Dalam kurun
waktu hanya sedikit lebih dari satu tahun, ia telah menjadi pemimpin di
Madinah. Kedua tangannya memegang sebuah tuas yang siap mengguncang dunia.
Professor Jules Masserman “Pasteur dan Salk adalah pemimpin dalam satu hal
(intelektualitas-pen). Gandhi dan Konfusius pada hal lain serta Alexander,
Caesar dan Hitler mungkin pemimpin pada kategori kedua dan ketiga (reliji dan
militer pen.). Jesus dan Buddha mungkin hanya pada kategori kedua. Mungkin
pemimpin terbesar sepanjang masa adalah Muhammad, yang sukses pada ketiga kategori
tersebut. Dalam skala yang lebih kecil Musa melakukan hal yang sama.
TERIMA KASIH TELAH MEMBACA BLOG INI,
Artikel ini adalah kepanjangan dari sebuah blog lain, di SINI
-trima kasih kepada pemilik blog : rizky aji
INDAHNYA BERBAGI
No comments:
Post a Comment